Daerah

Dari Pasar Purwodadi, Kapolres Bengkulu Utara Bangun Dialog Kamtibmas Bersama Pedagang

×

Dari Pasar Purwodadi, Kapolres Bengkulu Utara Bangun Dialog Kamtibmas Bersama Pedagang

Sebarkan artikel ini

BENGKULU UTARA – Suasana Pasar Purwodadi Arga Makmur pada Rabu (10/6/2026) tampak sedikit berbeda dari biasanya. Di sela aktivitas jual beli yang berlangsung sejak pagi, puluhan pedagang berkumpul di halaman pasar. Mereka tidak sedang mengikuti kegiatan dagang ataupun bazar, melainkan berdialog langsung dengan jajaran Kepolisian Resor Bengkulu Utara dalam kegiatan Ngobrol Bareng Kamtibmas.

Kegiatan yang dipimpin Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., itu menjadi ruang komunikasi antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya para pedagang yang setiap hari beraktivitas di pusat perekonomian daerah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Bengkulu Utara Kompol Januri Sutirto, S.H., para Pejabat Utama Polres Bengkulu Utara, Forum Ikatan Keluarga Anak Dagang (IKAD), serta Kepala UPTD Pasar Purwodadi Sari Deka Hasmelita, A.Md.

Di tengah suasana yang berlangsung santai, Kapolres menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, kegiatan dialog seperti ini menjadi sarana untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, keluhan, maupun masukan dari masyarakat sehingga pelayanan kepolisian dapat terus ditingkatkan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Kami juga ingin mendengar langsung apa yang menjadi persoalan di lapangan sehingga bisa dicarikan solusi bersama,” ujar AKBP Bakti Kautsar Ali.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai tindak kriminal yang berpotensi terjadi di lingkungan pasar, seperti pencopetan, pencurian kendaraan bermotor, hingga berbagai modus penipuan yang semakin beragam.

Ia juga mengajak para pedagang untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan, memarkir kendaraan pada tempat yang telah disediakan, serta menjaga kebersihan pasar sebagai ruang publik yang setiap hari menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Selain menyampaikan imbauan keamanan, Kapolres memperkenalkan kembali layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam apabila membutuhkan bantuan kepolisian ataupun menemukan kejadian yang memerlukan penanganan segera.

Bagi sebagian pedagang, kesempatan berdialog secara langsung dengan pimpinan kepolisian menjadi pengalaman yang jarang diperoleh. Mereka dapat menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi tanpa sekat formalitas, mulai dari persoalan keamanan hingga harapan agar kehadiran polisi semakin dirasakan di tengah aktivitas masyarakat.

Dialog berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Sesekali terdengar tawa ketika pedagang menyampaikan pengalaman sehari-hari, namun pembahasan tetap berfokus pada upaya menciptakan lingkungan pasar yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Bengkulu Utara berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini. Pendekatan dialogis dinilai menjadi salah satu cara membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bengkulu Utara.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *