JAKARTA — Kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengalami peningkatan signifikan berdasarkan hasil survei Litbang Kompas edisi Oktober 2025.
Survei yang melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi itu mencatat, 76,2 persen masyarakat menyatakan percaya dan sangat percaya kepada Polri, sementara tingkat kepuasan terhadap kinerja Polri mencapai 65,1 persen. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya sempat menurun pascakerusuhan besar yang terjadi pada akhir Agustus lalu.
Menanggapi hasil tersebut, Kepala Divisi Humas Polri menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada Polri terkait hasil survei Litbang Kompas,” ujarnya, Rabu (12/11).
Ia menambahkan bahwa Polri masih menunggu laporan resmi dari Litbang Kompas untuk menindaklanjuti hasil survei tersebut.
“Kami sampai saat ini masih menunggu bukti konkret dari Litbang Kompas, karena baru mendengar dari media sosial maupun pemberitaan media. Nanti kami akan melapor kepada Bapak Kapolri setelah menerima laporan resmi,” katanya.
Survei juga mencatat adanya peningkatan kualitas pelayanan publik Polri dalam dua bulan terakhir. Masyarakat menilai pelayanan Polri kini lebih ramah, tidak diskriminatif, serta menjaga kerahasiaan data pribadi. Proses administrasi dinilai lebih mudah, penanganan laporan lebih cepat, dan rasa aman masyarakat saat berurusan dengan kepolisian meningkat.
Meski demikian, publik menilai transparansi dan kecepatan respons terhadap aduan masih perlu ditingkatkan.
Kadivhumas menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus berbenah dan terbuka terhadap kritik publik.
“Polri merupakan institusi yang tidak anti kritik. Kami selalu mendengar apa yang menjadi aspirasi maupun masukan dari masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, tim percepatan reformasi Polri saat ini tengah bekerja untuk memperkuat sistem pengawasan internal dan meningkatkan profesionalisme pelayanan.
Menurut analisis Litbang Kompas, penguatan pengawasan internal serta pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri dan Komisi Percepatan Reformasi Polri menjadi faktor utama peningkatan kepercayaan publik.
Dengan tingkat kepercayaan yang kini mencapai 76 persen, Polri dinilai memiliki momentum penting untuk memperkuat reformasi kelembagaan menuju institusi yang lebih profesional, transparan, dan dipercaya masyarakat.(Rg)
