Daerah

Polisi Dalami Dugaan Gangguan Kesehatan Siswa MIN 2 Bengkulu Utara Usai Konsumsi MBG

×

Polisi Dalami Dugaan Gangguan Kesehatan Siswa MIN 2 Bengkulu Utara Usai Konsumsi MBG

Sebarkan artikel ini

BENGKULU UTARA – Aparat kepolisian mendalami dugaan keracunan makanan yang menimpa seorang siswa MIN 2 Bengkulu Utara di Kecamatan Ketahun. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (26/02/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, setelah siswa diduga mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.

Berdasarkan laporan dari jajaran Polsek Ketahun, makanan dibagikan sekitar pukul 11.00 WIB oleh wali kelas masing-masing. Menu yang disiapkan terdiri dari burger isi telur, kacang, kurma, pisang, dan saus kemasan.

Seorang siswa berinisial SA (8), warga Desa Girikencana, dilaporkan mengalami sakit perut dan pusing sebelum akhirnya tidak sadarkan diri saat berada di rumah. Korban sempat dibawa ke klinik setempat dan kemudian dirujuk ke RS Lagita untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Menanggapi kejadian tersebut, Kabid Humas Polda Bengkulu, Ichsan Nur, menyampaikan bahwa proses penanganan masih berlangsung. Ia mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi sebelum ada hasil pemeriksaan medis dan uji laboratorium.

“Proses penanganan masih berjalan. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil diagnosa medis dan uji laboratorium guna memastikan penyebabnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian bekerja secara profesional dan proporsional dengan mengedepankan hasil pemeriksaan medis sebagai dasar penyimpulan.

Diketahui, distribusi makanan MBG di Kecamatan Ketahun juga dilakukan di sejumlah sekolah lain. Hingga saat ini, belum terdapat laporan adanya gejala serupa dari siswa lainnya.

Aparat Polsek Ketahun telah berkoordinasi dengan pengelola program MBG dan instansi terkait untuk memastikan langkah penanganan berjalan sesuai prosedur. Polda Bengkulu menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut sambil menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.

Situasi di lapangan terpantau kondusif, sementara kondisi korban masih dalam penanganan tim medis di rumah sakit.(Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *