Daerah

Bangun Integritas Bangsa, KPK Tekankan Peran Perempuan dalam Pencegahan Korupsi

×

Bangun Integritas Bangsa, KPK Tekankan Peran Perempuan dalam Pencegahan Korupsi

Sebarkan artikel ini

BENGKULU – Perempuan memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam membangun integritas bangsa dan mencegah praktik korupsi. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Bimbingan Teknis Perempuan Antikorupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (5/11/2025).

Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu, Ny. Hj. Khairunnisa Helmi Hasan, yang diwakili oleh Ny. Hj. Mardliyataini Herwan Antoni, mengatakan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter antikorupsi sejak lingkungan keluarga. Melalui peran sebagai ibu, istri, dan anggota masyarakat, perempuan dapat menjadi agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat antikorupsi ke lingkungan keluarga, komunitas, dan instansi masing-masing. Jadilah teladan dalam kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujar Mardliyataini dalam sambutannya.

Ia menegaskan, perempuan memiliki potensi besar untuk memperkuat budaya transparansi dan akuntabilitas di berbagai sektor, termasuk birokrasi dan dunia usaha. Dengan memperkuat jejaring sosial dan kolaborasi lintas sektor, perempuan dapat mendorong terciptanya masyarakat yang bersih dari praktik korupsi.

Pendampingan dan pelatihan bagi perempuan dinilai menjadi langkah penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya integritas. Budaya antikorupsi, kata Mardliyataini, harus ditanamkan sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga.

Melalui kegiatan yang digagas KPK ini, perempuan diharapkan dapat memperkuat nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi benteng utama dalam mencegah praktik korupsi di semua lini kehidupan.

Sebagai agen perubahan, perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun budaya antikorupsi yang bersih, transparan, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *